![]() |
| mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 41 dalam upaya memberdayakan masyarakat Desa Mekarlaksana. |
KIM CYBER CALINGCING-MEKARLAKSANA, 19 Januari 2026 – Masalah sampah organik dan kemandirian pangan menjadi fokus utama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 41 dalam upaya memberdayakan masyarakat Desa Mekarlaksana. Bertempat di halaman Kantor Desa Mekarlaksana, para mahasiswa menggelar aksi lingkungan ganda berupa pemindahan bibit tanaman dan workshop pembuatan eco enzyme pada Senin (19/01) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta tokoh masyarakat setempat. Acara ini dirancang sebagai solusi praktis bagi warga dalam mengolah limbah dapur menjadi cairan serbaguna yang bernilai guna tinggi.
Ubah Limbah Jadi Berkah
![]() |
| mahasiswa KKN 41 mendemonstrasikan cara pembuatan eco enzyme menggunakan bahan sederhana: sisa kulit buah dan sayuran, gula merah, serta air. |
Dalam sesi workshop, mahasiswa KKN 41 mendemonstrasikan cara pembuatan eco enzyme menggunakan bahan sederhana: sisa kulit buah dan sayuran, gula merah, serta air.
"Kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik yang biasanya dibuang begitu saja bisa diubah menjadi cairan pembersih alami, pupuk, hingga pestisida organik. Ini adalah langkah kecil untuk mewujudkan Mekarlaksana sebagai Desa Mandiri Lingkungan," ujar Ketua KKN Kelompok 41 di sela-sela kegiatan.
Hijaukan Halaman Desa
Tak hanya fokus pada pengolahan limbah, kegiatan ini juga diisi dengan pemindahan bibit tanaman ke media tanam yang lebih permanen. Bibit-bibit ini nantinya akan dirawat secara kolektif untuk menghijaukan area desa sekaligus menjadi percontohan taman gizi bagi warga.
Antusiasme warga terlihat jelas saat sesi praktik berlangsung. Banyak warga yang mulai menyadari bahwa kemandirian lingkungan bisa dimulai dari skala rumah tangga dengan biaya yang sangat minim.
Dukungan Penuh Pemerintah Desa
Pihak Desa Mekarlaksana memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Program ini dinilai sejalan dengan visi desa untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Melalui kolaborasi dengan KKN 41, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan pembagian sampel eco enzyme yang sudah jadi serta penataan area bibit di sudut halaman desa sebagai simbol dimulainya gerakan Mekarlaksana Hijau.
Sumber Berita: Kim Mega Mekarlaksana


